November 27, 2008
Setelah putaran pertama usai manajemen akan melakukan evaluasi tim. Dan apapun hasil evaluasi yang dilakukan akan diberikan sebelum putaran kedua dimulai. “Evaluasi secara keseluruhan akan dilakukan sebelum putaran kedua dimulai dan setelah putaran pertama usai, namun pada sebelumnya kita selalu melakukan evaluasi bulanan,” jelasnya.
Ketika ditanya tentang kekalahan atas Persema Malang, ia mengaku manajemen tidak puas. Karena target manajemen untuk PSS Sleman adalah menang di kandang dan bisa draw di tandang.
“Target kita itu sangat sederhana yakni menang di kandang dan ditandang draw,” tambahnya. Tetapi pada pertandingan kemarin yang dikandang kalah telak menjadikan manajemen mendapat berbagai telepon dan sms dari berbagai pihak.
Dan untuk pertandingan terakhir putaran pertama melawan tuan rumah Persis Solo, Sabtu (29/11), Djaka mengatakan PSS tetap berangkat meski sedang mengalami berbagai permasalahan, termasuk dana.
Ambil hikmahnya
Terpisah, kekalahan atas Persema membuat pelatih PSS, Yudi Suryata kecewa. Diakuinya, permainan anak asuhnya buruk sekali. Meski banyak mendapatkan peluang, pemain tidak mampu memaksimalkannya. Sedangkan Persema dinilainya mampu memanfaatkan sedikit peluang yang didapat.
“Permainan anak-anak di pertandingan itu terlihat buruk sekali tidak karena mereka juga mempunyai peluang yang cukup banyak hanya tidak dapat menambah gol,” jelas Yudi kemarin usai latihan di Stadion Maguwoharjo.
Hal tersebut menjadi catatan bagi Yudi bagi tim untuk ke depan. Yudi juga mengatakan ia juga akan mengambil hikmah dari semua ini. “Ya semua ini jadi pelajaran untuk ke depan agar tim bisa lebih solid lagi,” tambahnya.
Namun, bukan berarti langkah PSS akan mudah untuk menjalani laga selanjutnya. Apalagi dua pemain asing Elang Jawa juga tidak bisa dimainkan saat bertandang ke Stadion Sriwedari, markas Persis Solo. Dua pemain tersebut adalah Peter Lipede yang terkena akumulasi kartu dan Alfredo Vera yang masih dibekap cedera.
Menurut Yudi hanya Ricardo Diaz yang nanti dapat memperkuat Skuad Elang Jawa untuk pertandingan melawan Persis. “Kita punya pemain asing tapi main selalu tidak lengkap namun kita jadikan hal tersebut menjadi hikmah,” jelasnya.
Yudi menyayangkan dengan tidak dapat turunnya ketiga pemain asingnya pada setiap pertandingan. Namun ia tidak akan jadikan berbagai permasalahan tersebut yang tidak baik jadi runyam namun akan ia ambil hikmah dari semuanya.
Labels: From Newspaper